fbpx

Perbedaan SNBT dan SBMPTN yang Harus Kamu Tahu

kelassore.id – Halo semuanya, bingung gak sih dengan seringnya perubahan format atau sistem seleksi masuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri) di Indonesia? Perubahan format penerimaan mahasiswa baru di PTN Indonesia tidak lain adalah upaya penyempurnaan dalam proses penyeleksian calon mahasiswa baru oleh pemerintah. Hal ini tidak lain karena setiap tahunnya selalu terjadi peningkatan pendaftaran ke Perguruan Tinggi Negeri yang mengakibatkan masuk ke PTN juga menjadi semakin sulit.

Perbedaan SNBT dan SBMPTN

Beberapa produk terobosan dari pemerintah dalam menyediakan sistem jalur masuk ke Perguruan Tinggi Negeri adalah Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Lalu, apa perbedaan antara kedua jenis seleksi tersebut? Yuk simak artikel berikut ini hingga akhir untuk ketahui informasi selengkapnya.

Apa itu SNBT?

Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) merupakan salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar ke Perguruan Tinggi Negeri yang diselenggarakan oleh Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BPPP), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. SNBT dapat diikuti oleh siswa kelas 12 SMA sederajat ataupun siswa yang gap year. SNBT dilaksanakan serentak secara nasional dengan mekanisme ujian tertulis atau online untuk menilai kecakapan dan kelayakan calon mahasiswa pelamar.

Jadwal SNBT sendiri biasanya dibagi menjadi 2 gelombang tes, sehingga peserta dapat mengikuti tes dengan memilih tanggal dan lokasi yang lebih fleksibel. Jenis tes yang diujikan pada SNBT antara lain:

  • Tes Potensi Skolastik (TPS)
  • Penalaran Matematika
  • Literasi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Peserta yang telah menyelesaikan seleksi SNBT akan memperoleh nilai dan peringkat. Tiap perguruan tinggi memiliki kriteria penilaiannya masing-masing, kemudian perguruan tinggi akan menggunakan nilai dan peringkat tersebut untuk proses penyeleksian calon mahasiswa.

Apa itu SBMPTN?

SBMPTN merupakan singkatan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri, merupakan salah satu jalur seleksi masuk ke perguruan tinggi negeri di Indonesia. SBMPTN diselenggarakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) dan dilaksanakan setiap tahun. Berbeda dengan SNBT sistem yang diterapkan pada SBMPTN akan mengakumulasi nilai ujian dari peserta seleksi pada jenjang pendidikan SMA sederajat dan dari tes kemampuan akademik. SBMPTN dilaksanakan secara online dan ditujukan untuk seluruh wilayah di Indonesia. Peserta memilih sendiri program studi incaran dari universitas yang ingin diaplikasi. Peserta yang dinyatakan luluslah yang dapat mendaftar perguruan tinggi yang telah dipilih sebelumnya.

Perbedaan SNBT dan SBMPTN

Penyelenggara

SBMPTN diselenggarakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPTN) sedangkan SNBT diselenggarakan oleh Balai Pengelola Pengujian Pendidikan (BP3 atau BPPP).

Peserta Seleksi

Peserta SNBT adalah siswa tahun terakhir pada jenjang SMA yang akan menyelesaikan studi pada tahun berjalan atau lulusan pendidikan menengah paling lama 3 tahun terakhir. Sementara SBMPTN memperbolehkan lulusan SMA/sederajat yang telah memiliki ijazah untuk mendaftar.

Skema Seleksi

Pada SBMPTN skema seleksi dinilai berdasarkan nilai rapor dan ujian tes tulis, sementara SNBT hanya menyeleksi hasil tes ujian tulis saja tanpa menilai akumulasi nilai rapor.

Waktu Pelaksanaan

SBMPTN diselenggarakan ketika hasil ujian sekolah pada tingkat SMA sederajat sudah diterbitkan biasanya di bulan Juni hingga Juli. Sementara SNBT diselenggarakan sebelum hasil ujian sekolah dikeluarkan, yaitu pada bulan April atau Mei.

Pilihan Perguruan Tinggi

Hasil SBMPTN dapat digunakan untuk masuk ke berbagai PTN di Indonesia, sedangkan SNBT terbatas hanya untuk perguruan tinggi tertentu saja. Pilihan Universitas yang ada pada SNBT bergantung pada pilihan program studi calon mahasiswa dan lokasi tesnya.

Kuota Penerimaan

Karena jumlah program studi dan universitas yang dapat menampung jalur SBMPTN lebih luas dari SNBT maka sudah pasti jumlah kuota SBMPTN memiliki daya tampung yang lebih banyak pula.

Jenis Soal

SBMPTN: Menguji pemahaman konseptual dan kemampuan analitis.

SNBT: Menilai kemampuan akademik

Meskipun kedua metode ini memiliki tujuan yang hampir serupa yaitu untuk mengidentifikasi calon mahasiswa yang sesuai dengan kriteria dan kualitas yang diharapkan oleh perguruan tinggi. Akan tetapi kedua metode seleksi tersebut memiliki beberapa perbedaan seperti yang sudah disebutkan di atas. perbedaan paling mendasar antara SNBT dan SBMPTN adalah hal metode seleksi, waktu pelaksanaan, peserta seleksi, jumlah perguruan tinggi, jenis soal, dan jumlah kuota.

Setiap metode seleksi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Untuk itu calon peserta harus mempertimbangkan sendiri sebelum menentukan ingin mendaftar ke perguruan tinggi melalui jalur seleksi yang mana.

Setelah mengetahui perbedaan antara SNBT dan SBMPTN hal terpenting selanjutnya yang tidak boleh dilewatkan adalah terkait persiapan diri dengan baik terutama dalam hal penguasaan materi pelajaran dan jenis-jenis tes yang diujikan pada jenis tes.

Kamu bisa gabung di @kelassore.id untuk mempersiapkan diri dan meningkatkan prestasi akademik yang dibutuhkan untuk lolos mendaftar ke perguruan tinggi negeri terbaik.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Chat Admin